/*__Style_copy_area__*/ .copybox { /* -- Style Box dalam --*/ padding:5px; border:1px solid #FFC71F; background:#FFFFCC; } .kopiaer { /* -- Style Box Luar --*/ background:red; padding:7px; } .cangkirkopi { /* -- Style Tombolnya --*/ background:#B88A00; border:1px solid #FFC71F; color:#FFD65C; padding:2px; font-weight:bold; }

Minggu, 06 Mei 2012

Pesan Sri Aji Joyoboyo


Salah satu ajaran untuk mencari kesempurnaan hidup (kasampurnaning urip) adalah dengan mempelajari Layang Joyoboyo. Dalam layang tersebut Sri Aji Joyoboyo menuliskan petuah terhadap generasi mudah khususnya bangsa Jawa untuk tidak melupakan ajaran Kejawen. Layang ini ditulis dengan huruf Jawa asli dan terdapat 75 halaman. Apa saja yang bisa kita pelajari? Dan bagaimana bunyi Layang Joyoboyo tersebut? Inilah kutipannya.

HODJOBROLO :1
Gusti ingkang moho welas asih lan moho wicaksono,ugo Gusti uwes maringi pangerten marang bongso jowo lan djalmo manungso kang ono ing jagat iki.tumindakho kang becik marang sapodo padaning urip. ugo tumindakho kang jujur marang gusti nganggo roso kang ono ing rogo siro,semono ugo gusti bakal maringi balesan  marang opo  kang siro lakokake ing bumi mulyo kene,ugo ing bumi sentoso mengkene
(Gusti yang maha pengasih dan bijaksana, juga Gusti yang memperikan pengertian terhadap bangsa Jawa dan semua manusia di Jagad ini. Bertindaklah yang baik terhadap sesama makhluk hidup. Juga bertindaklah yang jujur terhadap Gusti dengan menggunakan rasa yang ada di ragamu, dengan begitu Gusti akan memberi balasan terhadap apa yang telah kamu lakukan di bumi yang mulya dan sentosa ini)

HODJOBROLO :2
Gusti kang moho mekso,marang ukum kang dadi kekarepane,ugo gusti kang pareng sekso marang sopo kang tumindak cidro. amergo sabdaning gusti kuwi ora ono kang biso ngalang-ngalangi.semono ugo kekarepane gusti
(Gusti yang maha memaksa, terhadap hukum yang jadi kehendakNYA, juga Gusti yang memberikan siksa terhadap siapa saja yang bertindak buruk. Karena sabdanya Gusti itu tidak ada yang bisa menghalang-halangi, begitu juga kehendakNYA)

HODJOBROLO:3
gusti kang moho kuwoso kang njogo langit  sarto bumi ,semono ugo gusti kang moho kuwoso njogo kahuripan kang katon ono ugo kang ora katon,lan sak isine kang ono ing jagat iki,tanpo kuwasane gusti kang moho suci bakal sirno jagad iki ,semono ugo bakal ora ono kahuripan sak iki.
(Gusti yang hama kuasa yang menjaga langit dan bumi, begitu juga Gusti yang maha kuasa menjaga kehidupan yang tampak juga yang tak tampak, dan semua yang ada di jagad ini, tanpa kuasa Gusti yang maha suci bakal sirna jagad ini, begitu juga bakal tidak ada kehidupan sekarang)

Kamis, 03 Mei 2012

Adipati Pragola yang Kedua

Pragola yang kedua adalah putra Pangeran Puger putra Panembahan Senopati. Ketika Mas Jolang naik takhta menggantikan Panembahan Senopati tahun 1601, Pangeran Puger iri karena merasa usianya lebih tua.
Pangeran Puger yang saat itu menjabat sebagai adipati Demak akhirnya memberontak tahun 1602 tidak mau mengakui kedaulatan adiknya. Pemberontakan ini berakhir tahun 1605 setelah Pangeran Puger ditangkap dan dibuang ke Kudus.

Adipati Pragola yang Pertama

Nama aslinya adalah Wasis Jayakusuma putra Ki Ageng Panjawi, saudara seperjuangan Ki Ageng Pamanahan. Kakak perempuannya yang bernama Waskitajawi menikah dengan Sutawijaya putra Ki Ageng Pamanahan, dan melahirkan Mas Jolang.
Sutawijaya kemudian mendirikan Kesultanan Mataram tahun 1587, sebagai raja pertama bergelar Panembahan Senopati. Sementara itu, Wasis Jayakusuma menggantikan ayahnya sebagai bupati Pati bergelar Pragola. Secara suka rela ia tunduk kepada Mataram karena kakaknya dijadikan permaisuri utama bergelar Ratu Mas, sedangkan Mas Jolang sebagai putra mahkota.

Selasa, 01 Mei 2012

TOKOH JAKA SANGSANG DAN BEGEDE KUWUNG


Dalam legenda ini di gambarkan tokoh jaka SANGSANG Sebagai seorang pemuda tampan, berkulit kuning, gagah, perkasa,sakti,akan tetapi mempunyai temperamen yang tinggi yang banyak di waris oleh sebagian warga Randublatung pada masa-masa berikutnya. Tokoh ini merupakan generasi kemudian sesudah tokoh Anggososro konon berasal dari desa singget, kecamatan kradenan/menden. Seperti sudah kami singgung didepan bahwa wilayah Randublatung saat itu masih sedemikian luasnya, meliputi daerah terpencil dibagian timur,selatan dan barat,semuanya disebut Randublatung saja,kecuali daerah utara.Jaka Sangsang adalah tokoh yang brhasil memproklamasikan nama-nama desa dengan melalui peristiwa penting yang dianggap mempunyai makna sakral serta spetakuler.

Jumat, 27 April 2012

1. Tokoh Onggososro dan Mboliang

Musim kemarau yang panas sekali mengharuskan hampir semua kehidupan di daerah ini terhenti sejenak. Sesekali terdengar kicauan burung dipuncak pohon bersahut – sahutan sesama marganya. Kadang angin bertiup sepoi – sepoi menambah gambaran indah alam mayapada untuk dinikmati oleh semua makhluk berbagai jenis. Ditengah lebatnya hutan yang masih perawan dan hampir tidak ada manusia.berdiri seorang asing yang misterius. Dilihat dari cara berbusana dan mata yang tajam seperti mata burung elang, postur tubuh yang kekar dapat diperkirakan dia bukan orang asli daeah ini dan yang jelas di abukan orang sembarangan. Memandang ketajaman mata serta kumis tebal yang melintang diatas bibir yang mahal senyum menambah kewibawaannya. Entah kapan orang ini berada di dalam hutan sendirian yang ditumbuhi pohon – pohon jati raksasa yang daunnya mampu menahan terobosan sinar matahari mencapai permukaan tanah.
free counters